02 September 2012

Patarsono

9 Strategi Jitu Memulai Usaha Dengan modal Kecil

Jika keinginan Kita untuk berwirausaha sudah tak tertahankan lagi, sabar dulu. Kita harus cermat dan akurat dalam memulai usaha. Jangan sampai nafsu besar; eh, trnyata persiapan kurang matang, Akhirnya kita yang kelabakan.Akan tetapi juga jangan terlalu akurat menghitungnya,Ntar nggak jadi buka deh Usahanya,hehehe Nah, berikut ini ada 9 Strategi jitu utk memulai dan membuka usaha:

1. Mindset Pengusaha Jika kita mau memulai usaha yang pertama kita tanamkan dalam diri kita adalah tentang mindset kita,kita harus mempunyai keyakinan diri bahwa dengan kita menjadi pengusaha kita akan sukses.walaupun banyak rintangan /proses yang harus kita hadapi,kita harus tetap yakin klo kita akan sukses "SEMBILAN DARI SEPULUH PINTU REZEKI TERLETAK PADA PERNIAGAAN/USAHA" 2. Memiliki GOL (Visi dan Misi)yang Jelas Kita harus mengetahui visi dan misi dalam berbisnis. Visi dan misi itu bisa menjadi panduan kita untuk melangkah. Seringkali suatu usaha saat mulai berkembang mengalami kegagalan karena organisasi tsb tidak memfokuskan diri kpd peningkatan kemajuan bisnis awal, tetapi terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain. kita sabar saja, fokuskan pada satu bisnis dulu; baru kemudian jika Kita sudah sukses silahkan mau jungkir-balik bisnis apa saja OK. 3. Mulai menghitung Sebagai calon pengusaha kita harus berpikiran strategis dan ‘simpel’. Bicara soal bisnis, sederhana saja. Sbg contoh Sampeyan berbisnis minuman mineral. Sampeyan tinggal membeli sebotol minuman mineral seharga Rp 100 dan menjualnya kembali dengan harga Rp 1500 shg diperoleh keuntungan Rp 500 dan jangan sampai menjual dg harga yg lebih rendah krn akan rugi. Ya, dg menjual sebotol minuman mineral dan memperoleh keuntungan Rp 500, kita sudah menjadi pebisnis. Tinggal dikalikan dan ditingkatkan kuantitas dan kualitas-nya. Intinya sederhana, target kita adalah memperoleh laba, niscaya bisnis kita akan makin moncer.Ndak usah terlalu Rumit ntar nggak jadi buka,yang penting action dulu.Ok 4. Jangan Takut PerModal-an Modal acapkali dikeluhkan oleh para calon pengusaha. Mereka gusar krn kesulitan modal. kita tentu tak perlu risau. Modal berkait erat dg seberapa besar usaha yg akan kita jalankan. Dg modal sekitar 1-10 jutaan yg dapat kita rogoh dr tabungan sendiri kita sudah bisa ‘lenggang-kangkung’ jadi pengusaha. Jadi jangan takut kesulitan modal, dg modal cekak pun kita masih dapat membuka usaha. Jika kita masih kesulitan, kita bisa menggandeng saudara atau bahkan kawan. Selain lebih mudah dalam menjalankan usaha, Sampeyan tidak disibukkan dg berbagai tagihan layaknya berhutang di bank. Akan tetapi jika kita brtekad ingin mmbuka usaha yg lebih besar, meminjam di bank bukan hal tabu,Malah lebih enak pinjam ke bank daripada ke saudara / kawan (menurut saya) ya..tinggal kita mengatur usaha kita lebih pesat lagi, tentu laba yg bakal dikeruk pun semakin “uhui..”. Jadi Sampeyan masih bisa eksis dan membayar kredit di bank. 5. Mencari Tempat Strategis Urusan tempat memang agak ribet, tapi jika kita sudah tahu kuncinya, ditanggung beres. Kuncinya adalah carilah tempat yg strategis. Strategis bisa jadi tempat yg ramai, dekat dg aktivitas warga, atau dekat sekolah, kantor dan kampus. Tapi urusan tempat acapkali mengecoh lho, makanya harus hati-hati. Sebab ada juga tempat yg berada di lokasi yg tidak ramai dan strategis, eh ternyata berjubel pengunjung. Lalu kuncinya apa? Tentu saja, jika itu rumah makan, pelayanan dan makanan yg menggugah selera pastilah kuncinya. Intinya jika kita sangat kesulitan menentukan tempat lokasi usaha, jangan gusar sebab Kita toh bisa menjual keunggulan lain yg kita miliki. Langkah lain yg bisa kita tempuh, yakni menciptakan strategi khusus ut menarik konsumen. Contohnya salah satu usaha Kuliner saya (Pentol Planet) yang ada di desa kamulan,ada yang Unik jika anda sempatkan mampir ke tempat kami.MAKAN GRATIS SEPUASNYA BUAT YANG ULTAH HARI INI. 6. ACTION,ACTION dan ACTION OK, kita sudah siap dg modal dan lahan usaha. Langkah berikutnya adalah siap membuka usaha. Jika kita pemula dan benar-benar masih ‘hijau’ tak perlu berkecil hati. Kita harus tetap optimis, atau jika Kita bisa, gandenglah mentor yg bisa membimbing dan mengawal selama masa-masa awal buka usaha. Di samping itu Kita perlu juga bergabung dengan komunitas2 pengusaha. Karena dg itu bisa mendapatkan bimbingan, saran, masukan scr berkesinambungan dg biaya yg ringan. Di samping jika mental sedang turun (negatif), peran mentor dan komunitas bisa menjadi sumber inspirasi dan pembangkit semangat. 7.Semua ada Resikonya Kita harus ingat sejak awal semua usaha berkait erat dg resiko. Semakin usaha kita moncer dan dikenal luas, nama kita dipertaruhkan. Ibaratnya semakin tinggi pohon tentunya semakin kencang angin menerpa. Oleh sebab itu, Sampeyan harus selalu mengecek kemajuan bisnis kita. Jika menjumpai keadaan yg janggal, kita harus segera sigap. 8. Jangan takut Dengan Kegagalan Dalam menyikapi kegagalan (menurut Fuad Muftie), seorang entrepreneur harus segera sadar dan bergerak cepat. Sebab, banyak pengusaha yg setelah sadar; ternyata bisnisnya telah jalan di tempat, atau malah kolaps. Nah (menurut Fuad Muftie) kegagalan tsb krn disebabkn bbrp hal, yakni sbb.: a. Tidak memisahkan antara keuangan pribadi dg keuangan bisnis/perusahaan. Ini penting bg pemula agar sejak awal memisahkan keuangan perusahaan dan keuangan pribadi. Pemilik berhak mengambil bagian dari penghasilan/keuntungan bisnis. Tapi jumlah dan cara pengambilannya harus jelas tersistem. Dan setelah itu jangan sampai mencampur uang pribadi dan uang perusahaan. Adanya jumlah uang yg tersisa dari bisnis/toko tidak selalu menunjukkan keuntungan perusahaan. b. Tidak adanya sistem yg baku. Bagi bisnis yg baru dirintis hendaknya mulai disiapkan sistemnya, shg jika mulai membesar, sistemnya sudah bagus. Dan kalau bisnis tidak berkembang, bisa dievaluasi sistem yg ada. Hendaknya dihindari sistem bisnis yg melekat pada pemiliknya; sehingga jika pemilik tidak ada/berhalangan, bisnis tidak ikutan berhalangan. Semakin kecil campur tangan pemilik dalam bisnisnya berarti semakin baik. c. Sistem perekrutan karyawan yg kurang bagus. Perekrutan karyawan yg bagus biasanya akan menghasilkan karyawan yg bagus juga. Contohnya: Jika ada orang yg meminta pekerjaan dan langsung diberi pekerjaan, maka ia akan merasa “gampang banget gitu loh”. Akan beda jika perekrutan melalui tahap seleksi. Kemudian setelah diperoleh karyawan, kita bilang “Selamat, anda diterima di perusahaan ini dan anda telah mengalahkan 100 orang saingan Kita!”. Tentu akan beda semangat kerjanya. 9.Selalu Kreatif dan Perbanyak SEDEKAH Jika bisnis kita laris manis, itulah buah dari hasil kerja kita selama ini. Jangan kita merasa puas dulu, para kompetitor/pesaing sudah banyak bertebaran. Kita lengah sedikit, bisa saja bisnis kita mengalami kemacetan. Maka rajin-rajinlah melakukan manuver yg brilian. Misalnya, jika kita berbisnis makanan, raciklah menu yg unik dan kenalkan menu2 baru yg beda dari biasanya, niscaya pelanggan tak bakal jemu. Cara lain, jika laba sudah “menggunung”, kepakkan sayap. Kita bisa membuka cabang di tempat lain dan bersiap-siaplah rupiah akan mengalir deras masuk ke kantong kita.Jangan lupa Banyak Sedekah Banyak rejeki,dengan memperbanyak sedekah insyaalloh Bisnis kita semakin Sukses. source : wira usaha mandiri

Patarsono

About Patarsono -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :