12 February 2020

Pohon Beringin

Pohon Beringin

Home
| 8/15/2011

Beringin, Weeping fig, Benjamin’s fig, Weeping Chinese Banyan


Nama populer                   :
Beringin, Weeping fig, Benjamin’s fig, Weeping Chinese Banyan


Nama latin                         :
Ficus benjamina


Famili                                :
Moraceae


Daerah asal                       :
Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Australia


Perbanyakan                     :
Biji, stek, cangkok batang


Media tanam                     :
Tanah kebun



Pohon beringin dapat tumbuh sampai dengan
ketinggian 30 meter, cabangnya cenderung tumbuh memanjang dan menggantung ke
bawah. Daunnya berwarna hijau tua, mengkilap dengan panjang berkisar antara
6-12 centi meter tumbuh menjuntai dari cabangnya dengan indah. Selain digunakan
sebagai pohon pelindung, beringin juga banyak dijadikan sebagai tanaman hias di
depan rumah, dan di dalam rumah dan di dalam ruangan dalam bentuk bonsai.

Bunga Bambu Jepang

Home
Bunga Bambu Jepang

Nama populer          : Bambu jepang

Nama Latin              : Dracaena surculosa

Famili                       : Agavaceae

Daerah asal              : Afrika Barat, Sierra leone

Perbanyakan            : Stek dan biji

Media tanam            : Tanah kebun yang dicampur dengan humus



Bunga Bambu jepang dapat tumbuh sampai ketinggian 8 meter di habitat aslinya. Di Indonesia disebut bambu jepang karena karena batangnya yang beruas-ruas terkesan seperti bambu. Daunnya oval dan berujung lancip, mirip dengan daun bambu dalam ukuran mini. Perumbuhan bambu jepang cenderung meninggi ke atas, tidak membentuk cabang yang meleber ke samping. Tanaman bambu jepang cocok ditanam di dalam pot sebagai tanaman hias ruang.

BUNGA ALOCASIA

BUNGA AGLAONEMA

Home
| 7/29/2011

BUNGA AGLAONEMA
Nama Populer   : Alocasia
Nama Latin       : Alocasia
Famili                : Araceae
Derah asal         : Asia, Amerika Selatan

Perbanyakan     : Anakan, umbi
Media Tanam    : Campuran akar pakis dan humus
Seperti kebanyakan anggota keluarga Araceae lainnya, alocasia banyak diburu karena keindahan dunnya. Species-species anggota genus alocasia memiliki batang sukulen yang berdaun tunggal. Jarang sekali berbunga. Bunganya menyerupai bunga anthurium.

BUNGA AGLAONEMA

BUNGA AGLAONEMA

Home
| 7/28/2011
BUNGA AGLAONEMA
Nama Populer   : Aglaonema
Nama Latin        :Aglaonema sp.
Famili                : Araceae
Derah asal         : Asia tenggara, Philipina, cina

Perbanyakan     : biji, anakan
Media Tanam    : Campuran akar pakis dan humus
Aglaonema memiliki lebih dari 20 species yang terus bertambah karena selalu muncul hasil persilangan baru yang kemudian menjadi species baru. Aglaonema ditanamnterutama karena keindahan daunnya. Dapat tumbuh sampai ketinggian 150 cm. Bunganya berpenampilan tidak menarik dan menghambat pertumbuhan baru.

Tumbuhan Pemangsa Tikus

Tumbuhan Pemangsa Tikus

Home
| 4/12/2012
Tumbuhan Pemangsa Tikus

Tumbuhan karnivora atau pemakan daging yang paling terkenal adalah kantong semar walaupun masih banyak jenis tumbuhan yang lain yang dapat memangsa hewan. Kantong semar atau Nepenthes sp. pada umumnya adalah pemangsa hewan berupa serangga. Namun ada satu jenis dari kantong semar yang berukuran raksasa, yang panjang  batangnya dapat mencapai ukuran 5 meter, ukuran kantong yang dimiliki cukup besar sehingga dapat memakan seekor tikus, bahkan sampai mencerna gigi serta tulang-tulangnya.

Seperti diwartakan Dailymail, Rabu (11/4/2012), tanaman bernama latin Nepenthes spathulata itu dapat ditemukan di pulau Jawa dan Sumatera. Batangnya bisa tumbuh sampai sepanjang lima meter dan memiliki kantung untuk menangkap mangsa.

Binatang yang terpancing mendekati mulut licin si kantong semar akan terpeleset masuk. Kemudian, binatang tersebut akan tenggelam atau mati kelelahan dan perlahan-lahan hancur terkena enzim pencernaan.

Penjelajah Natural History, Stewart McPherson baru-baru ini yang menemukan spesies baru tanaman kantong semar tersebut. Saat itu, dia bersama ahli botani Alastair Robinson dan Volker Heinrich sedang melakukan sebuah ekspedisi di Mount Victoria, Filipina.

"Tanaman kantong semar tidak hanya menjebak serangga, tapi juga hewan pengerat seperti tikus. Dan spesies terbaru yang ditemukan, Nepenthes attenboroughii sudah pasti sangat besar untuk bisa menangkap mangsa itu," ujar kelompok ekspedisi tersebut.

McPherson menjelaskan bahwa semua kantong semar adalah tanaman karnivora. Tanaman ini memperoleh nutrisi penting dengan cara menjebak dan mencerna binatang karena biasanya tumbuh di tanah yang kurang subur.

"Spesies baru yagn ditemukan di Filipina ini memiliki kantong jebakan yang berwarna hijau dengan bercak ungu. Tampilannya jelas menonjol dibandingkan tanaman sekelilingnya," ujar McPherson.

BUNGA AGAVE



Nama Populer      : Bunga Agave
Nama Latin          : Agave, sp.
Famili                    : Agavaceae
Derah asal            : Mexico

Perbanyakan        : biji, anakan
Media Tanam       : Campuran tanah kebun, pasir malang dan sekap bakar.
Agave merupakan tanaman sukulen yang dapat tumbuh sampai ukuran yang sangat besar. Di mexico banyak species agave yang ditanam sebagai pagar karena sulit dilalui manusia maupun hewan. Daun agave tersusun dari serat yang kuat sehingga dapat dibuat menjadi tali atau anyaman.

BUNGA ADENIUM

BUNGA ADENIUM

Home
| 7/27/2011

Nama Populer   : Adenium, Kamboja Jepang, Mawar gurun pasir
Nama Latin       : Adenium obesum
Famili                : Apocynacea

Derah asal         : Afrika Timur, Saudi Arabia
Perbanyakan     : Stek, biji
Media Tanam    : Campuran sekap bakar dan pasir malang
Adenium sering juga disebut mawar gurun pasir. Adenium akan membentuk bonggol yang besar dan unik bila telah mencapai usia yang cukup tua sehingga sangat cocok dijadikan bonsai. Adenium dapat memulai berbunga meski berukuran 15 cm. Bagian tanaman yang terluka akan mengeluarkan getah beracun berwarna putih susu yang dapat menyebabkan rasa gatal pada kulit. Warna bunga Adenium yang sering ditemui adalah pink, merah tua, putih atau kuning atau kombinasi 2 warna sekaligus dalam satu bunga.

MENGENAL BUAH ALPUKAT

Home

Klasifikasi Tanaman alpukat adalah sbb :
Klasifikasi Tanaman Alpukat

Divisi                    : Spermatophyta
Anak Divisi          : Angiospermae
Kelas                     : Dicotyledoneae
Bangsa                  : Ranales
Keluarga              : Lauraceae
Marga                   : Parsea
Varietas               : Parsea Americana Mill

Berdasarkan sejarahnya, alpukat masuk ke Indonesia pada abad ke 18 atau sekitar tahun 1920-1930 dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan gizi masyarakat.  Sebanyak 20 varitas alpukat yang berasal dari Amerika Serikat dan Amerika Tengahsudah dibudidayakan untuk mendapatkan varitas paling unggul. Hawai, Florida dan California merupakan tiga wilayah di Amerika yang dikenal sebagai penghasil Alpukat. Negara lain selain Amerika penghasil alpukat adalah Afrika Selatan Argentina, Australia dan Cuba. Di Indonesia , daerah yang dikenal sebagai penghasil alpukat adalah Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan, Sumatera, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Type Alpukat Berdasarkan Rasnya.

1.      1.  Ras Hindia Barat

Type ras ini berasal dari dataran rendah Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Adapun cirri-ciri alpukat ras HIndia Barat adalah sebagai berikut :
-          Pertumbuhannya sangat cocok di daerah yang memiliki ketinggian dibawah 800 meter di atas permukaan laut.
-          Stelah masa berbunga, mencapai usia 6-9 bulan buah alpukat type ras ini bisa dikatakan masak.
-          Ras ini sangat peka terhadap suhu dingin.
-          Kandungan lemaknya paling rendah diantara type ras alpukat lainnya
-          Pada bagian daunnya tidak memberikan suatu aroma
-          Ukuran buahnya cukup besardengan berat antara 400 – 2300 gram dengan kulitnya yang tebal dan agak licin dan bertangkai pendek.
-          Pada bagian dalam buah 9jika dibelah) terdapat rongga sebagai tempat biji dengan ukuran yang besar dan sering lepas dari tempatnya.

2.      2.  Ras Mesiko

Sesuai namanya type ras ini berasal dari Mesiko termasuk pula Equador. Cirri-ciri alpukat type ras Mesiko adalah sebagai berikut :

-          Pertumbuhannya sangat cocok di derah dengan iklim Sub Tropis dengan ketinggian  antara 2400-2800 meter di atas permukaan laut.
-          Pohon alpukat berbunga dan berbuah setelah usianya mencapai 6 bulan. Buah alpukat pada type ras ini sangat tahan pada suhu dingin.
-          Kandungan lemak yang ada pada buah alpukat type ras ini tergolong paling tinggi diantara ras lainnya.
-          Buah dan daunnya memberikan aroma bau adas
-          Buahnya berbentuk oval dengan kulitnya yang tipis dan tangkai yang pendek, ukurannya cukup kecil dengan berat 100 -225 gram
-          Pada bagian dalam buah (jika dibelah) terdapat rongga sebagai tempat biji yang ukurannya besar (jumlah biji hanya satu buah)

3.      3.  Ras Guatemala

Type ras ini berasal dari Amerika Tengah.  Cirri-ciri alpukat type  ras Guatemala adalah sebagai berikut :

-          Pertumbuhannya sangat cocok di daerah yang memiliki ketinggian antara 800 – 2400 meter di atas permukaan laut.
-          Setelah masa berbunga mencapai usia 9 – 12 bulan, buah alpukat type ras ini bisa dikatakan matang
-          Ras alpukat ini kurang tahan terhadap suhu dingin
-          Kandungan lemaknya sedang
-          Pada bagian daun tidak memberikan aroma bau adas
-          Ukuran buahnya lumayan besar dengan berat antara 200 – 2300 gram dengan kulitnya yang tebal, kasar (berbintik), keras dan mudah rusak
-          Pada bagian dalam buah (jika dibelah) terdapat rongga sebagai tempat biji (ukuran kecil)


Di Indonesia, alpukat dibagi menjadi dua berdasarkan varitasnya, yaitu :
      A.  Varitas Unggul, cirinya adalah sebagai berikut :
a.       Buahnya berbentuk oval dengan ukuran yang sedang
b.      Daging buah tidak berserat, berkualitas dan sedikit licin
c.       Produksi buahnya tinggi
d.      Ukuran bijinya kecil dan menempel pada rongga yang terdapat di dalam buah.
Varitas alpukat unggul ini mempunyai dua varitas yaitu :
·         Alpukat Ijo Panjang, cirinya adalah sebagai berikut :
-          Tinggi pohonnya sekitar 5-8 meter
-          Bentuk daunnya bulat memanjang dan pada bagian tepinya tampak rata
-          Masa berbuahnya tergantung pada kesuburan tanah dan tempat penanaman (jika bagus dan cocok, alpukat ini akan berbuah sepanjang tahun)
-          Bentuk buahnya memanjang
-          Daging buahnya lunak memberikan rasa enak dan gurih
-          Berat buahnya sekitar 0,3 – 0,5 Kg
·         Alpukat Ijo Bundar, cirinyaadalah sebagai berikut :
-          Tinggi pohonnyasekitar 5-8 meter
-          Bentuk daunnya memanjang dan bulat dengan tepinya yang berombak
-          Masa berbuahnya sama dengan alpukat ijo panjang yaitu tergantung pada lahan yang subur
-          Bentuk buahnya lonjong
-          Daging buahnya agak keringdengan rasa enak dan gurih
-          Berat buahnya sekitar 0,3 -0,4 Kg
.
       B. Varitas Lain.

Alpukat Merah Panjang, Alpukat Merah Bundar, dan sebagainya.
Alpukat memang sudah dikenal sebagai buah yang memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi bahkan lebih tinggi dua kali lipat dari kandungan lemak yang ada pada durian. Jenis lemak alpukat adalah jenis lemak yang sehat yang bisa menurunkan kolesterol jahat ( berfungsi menghindari risiko kanker dan stroke)
Perlu diketahui bahwa kandungan vitamin E pada Alpukat sangat bermanfaat untuk memperlancar aliran darah dan mengurangi resiko hipertensi. Alpukat yang sedikit mengandung gula buah dengan kekayaan serat selulosanya sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Untuk mencegah terjadinya anemia gizi, alpukat pun bisa menanggulanginya dengan kandungan zat besi dan zat tembaga . namun harus diingat adalah alpukat tetap mengandungbanyak lemak yang bila dikonsumsi berlebihan bisa membuat gemuk.
                                                                              Ditulis ulang dari Buku :
                                                                             “Mengenal Buah-buahan”  Oleh : Fitri R. Ghozally
                                                                               Penerbit : Multi Kreasi Satudelapan

06 September 2019

KLASIFIKASI DAN IDENTIFIKASI TANAMAN JAGUNG

Tanaman jagung dengan nama latin Zea mays  sp

Fakta - Tanaman jagung dengan nama latin Zea mays  sp. adalah  satu sumber karbohidrat selain dari tanaman padi dan tanaman gandum. Adapun  taksonomi/ klasifikasi dan sekaligus morfologi / identifikasi tanaman jagung adalah seperti di bawah ini.      
1.      1. Taksonomi / Klasifikasi Tanaman Jagung
Kingdom               : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
Divisi                     : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Sub Divisi              : Angiospermae (berbiji tertutup)
Class                      : Monocotyledone (berkeping satu)
Ordo                     : Graminae (rumput-rumputan)
Famili                    : Graminaceae
Genus                   : Zea
Species                 : Zea mays L.


2.      2. Identifikasi / Morfologi tanman jagung
     - Akar jagung
Tanaman jagung mempunyai  akar serabut yang dapat mencapai kedalaman sekitar 2-8 m, dan mempunyai akar adventif dari buku-buku batang bagian bawah untuk  membantu menyangga tegaknya tanaman.

     - Batang jagung
Batang jagung tegak beruas-ruas

Batang jagung tegak, sebagaimana sorgum dan tebu, akan tetapi  tidak seperti batang  tanaman padi atau batang tanaman gandum. Batangnya beruas-ruas yang terbungkus pelepah daun yang muncul dari buku-buku. Batang jagung tidak banyak mengandung lignin

    - Daun jagung.
Daun jagung merupakan daun sempurna

Daun jagung merupakan daun sempurna. bentuknya memanjang dan ntara pelepah dan helai daun terdapat ligula. bertulang daun sejajar dengan ibu tulang daun, permukaannyaada yang licin dan ada yang berambut. Stomata pada daun jagung berbentuk halter, khas dimiliki oleh tanaman familia Poaceae. Stomata dikelilingi sel-sel epidermis berbentuk kipas. ini berperan penting dalam respon tanaman menanggapi defisit air pada selsel daun.

    - Bunga jagung.
Jagung memiliki bunga jantan dan bunga betina

Tanaman Jagung memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah dalam satu tanaman. Kuntum bunganya memiliki struktur yang khas dari famili Poaceae, yang disebut dengan floret. Terdapat dua  floret pada setiap kuntum bunga yang dibatasi oleh sepasang glumae (tunggal: gluma). Bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman, bentuknya seperti karangan bunga (inflorescence). Serbuk sari atau polen berwarna kuning dengan aroma yang khas dan bunga betina tersusun dalam tongkol.

    - Tongkol Jagung.
tumbuh dari buku,antara batang dan pelepah daun

Tongkol jagung tumbuh dari buku,antara batang dan pelepah daun. Umumnya walaupun tongkolnya banyak namun satu batang jagung hanya menghasilkan satu tongkol yang produktif terkecuali pada varitas tertentu dari jagung yang memiliki dua tongkol.
Itulah sekilas taksonomi dan klasifikasi serta morfologi tanaman jagung, semoga bermanfaat. 



30 August 2019

Bunga Anthurium




Bunga Anthurium

Klasifikasi Bunga Anthurium :

Nama populer            : Bunga Anthurium

Nama latin                  : Anthurium sp

Family                        : Araceae

Daerah asal                : Asia, Amerika Selatan

Perbanyakan              : Anakan, umbi dan biji

Media tanam              : Campuran akar pakis dan humus



Bunga Anthurium (Anthurium sp) berasal dari keluarga araceae. Family Araceae mrmiliki species dengan jumlah species antara 600-1000. Bunga Anthurium banyak diburu karena keindahan daunnya.

Harga daei bunga anthurium sangat bervariasi sesuai dngan species bunga tersebut bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Bunga Anthurium hidup di dearah lembab yang banyak mengandung bahan-bahan organik.

Anthurium merupakan bunga yang sering ditanam di dalam pot ataupun pekarangan rumah. Perawatannya sangat mudah dan pertumbuhannya juga sangat cepat.

04 September 2015

Klasifikasi dan Identifikasi Talas Sente

Klasifikasi dan Identifikasi Talas Sente
Klasifikasi dan Identifikasi Talas Sente
Kingdom                   : Plantae
Divisi                          : Spermatophyta
Kelas                           : Liliopsida
Ordo                            : Arales
Famili                          : Araceae
Genus                          : Alocasia
Spesies                        : Alocasia macrorrhiza (Anonimus, 2012)